Standarisasi Kompetensi Konselor Adiksi dan Rancangan Unit Pelaksana Teknis Aftercare dalam Upaya Efektifitas Pelayanan Aftercare Pecandu Narkoba

Tesis ini membahas tentang standarisasi kompetensi konselor adiksi dan rancangan Unit Pelaksana Teknis (UPT) aftercare dalam upaya efektifitas pelayanan aftercare pecandu narkoba. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan faktor operasionalisasi penelitian sudah ditentukan diawal. Data primer diperoleh dari informan yang merupakan konselor adiksi UPT Terapi & Rehabilitasi (UPT T&R) BNN Lido, direktur program dan manajer program UPT T&R BNN  serta lembaga swadaya masyarakat yaitu Yayasan Sahabat Rekan Sebaya (SRS). Data sekunder didapatkan dari data yang telah tersedia dan dilakukan studi data. Peneliti melakukan analisis melalui pemetaan job desription dan job specification berdasarkan level konselor, guna melihat kesenjangan antara teori dan praktik pada peran, fungsi dan keahlian konselor adiksi di UPT T&R BNN. Setelah itu disusun standar kompetensi konselor adiksi aftercare yang didukung oleh masukan-masukan  dari praktisi, direktur program dan manajer program UPT T&R BNN , SRS dan hasil dari studi literatur. Hasil yang didapatkan standar kompetensi konselor adiksi aftercare serta . rancangan UPT aftercare agar lebih efektif dan untuk meningkatkan pemulihan pada pecandu. Saran yang diberikan oleh penulis yaitu guna mengurangi kesenjangan yang ada pada konselor adiksi di UPT T&R BNN perlu diadakannya pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan peran, fungsi, dan keahlian yang belum tercapai agar dapat ditingkatkan kualitasnya menjadi konselor adiksi aftercare. Diharapkan dengan meningkatnya kemampuan dan keahlian para konselor, nantinya konselor yang ada di UPT T&R BNN dapat menjadi konselor adiksi aftercare. Peneliti juga menyarankan segera dibentuk UPT aftercare agar pemulihan pecandu dapat terus terjaga.